banner 728x250

Jurnalis &  Fungsi Kontrol Sosial, di Tengah Tekanan

CARDINALNews.co.id
banner 120x600
banner 468x60

CARDINALNews.co.id – (30/032026). 

Dalam dinamika kehidupan demokrasi, peran jurnalis sebagai pilar keempat kerap diuji oleh berbagai tekanan. Pertanyaan mendasar pun muncul: jika jurnalis dipaksa untuk membenarkan yang salah, lalu di mana letak sejati fungsi kontrol sosial?

Sebagai penyampai informasi dan corong aspirasi masyarakat, jurnalis seharusnya berdiri di garis depan dalam menyuarakan kebenaran. Namun realitas di lapangan menunjukkan tidak sedikit insan pers yang dihadapkan pada dilema antara idealisme dan tekanan, baik dari kekuasaan, kepentingan ekonomi, maupun situasi sosial tertentu.

Baca Juga:  Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan (Disparbud), Kab.Banggai Laut, LAODE KAIMUDIN, S.E. Menyampaikan Apresiasi Serta Ungkapan Terimakasih Kepada Masyarakat & Semua Pihak, Dalam Pelaksanaan Festival Tumbe Saat ini, Hingga Puncak Kegiatan Adat Malabot Tumbe, Sejak Tanggal 1 Sampai Dengan 4 Desember 2025.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa fungsi pers sebagai pengawas (watchdog) perlahan melemah. Ketika keberanian untuk mengungkap fakta dibungkam, maka yang terjadi bukanlah perdamaian sejati, melainkan tekanan yang menahan denyut kebebasan berekspresi.
Keberanian dalam dunia jurnalistik bukan berarti bertindak tanpa batas, melainkan berani menyampaikan kebenaran berdasarkan fakta dan etika. “Berani karena benar, bukan berani karena semaunya,” menjadi prinsip yang seharusnya tetap dijaga.

Baca Juga:  Pastikan Progres Berjalan Baik, Pangdam XXIII/Palaka Wira Cek Pembangunan KDKMP Nalu, Tolitoli

Di tengah tantangan tersebut, publik berharap jurnalis tetap memegang teguh integritas, independensi, dan tanggung jawab moral. Sebab, tanpa pers yang kuat dan berani, fungsi kontrol sosial akan kehilangan maknanya, dan suara masyarakat berisiko terpinggirkan.

( Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *