banner 728x250

Akibat Jembatan Putus, Relawan Khalid bin Walid Antar Bantuan Korban Banjir dengan Menyusuri Derasnya Sungai

CARDINALNews.co.id
banner 120x600
banner 468x60

Donggala (Sulteng), Cardinal News – (15/01/2026). Akibat curah hujan tinggi yang disertai angin kencang pada Minggu (11/01/2026), sejumlah wilayah di Kota Palu dan Kabupaten Donggala dilanda banjir.

Dampak terparah terjadi di Desa Wani, Kabupaten Donggala, yang mengakibatkan tiga rumah warga hanyut terbawa arus.
Selain itu, satu desa lainnya, yakni Desa Siere, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, terisolasi akibat putusnya jembatan penghubung satu-satunya menuju desa tersebut. Putusnya jembatan membuat akses kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas, sehingga aktivitas warga lumpuh total.

Baca Juga:  Warga Bambalemo Digegerkan Penemuan Mayat Dalam Rumah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Mengetahui kondisi tersebut, Ketua Yayasan Khalid bin Walid Sulawesi Tengah, Ustadz Sugianto, yang saat itu sedang berada di Aceh Tamiang membantu korban pascabanjir bandang bulan lalu, segera menginstruksikan relawan Khalid bin Walid Kabupaten Donggala untuk bergerak cepat membantu para korban banjir.

Sebanyak enam personel Relawan Khalid bin Walid Kabupaten Donggala yang dipimpin oleh Fauzan DP Lembah berangkat pada Selasa pagi (13/01/2026) menuju Desa Siere dengan membawa bantuan logistik. Dalam perjalanan, para relawan harus berjibaku melewati medan berat dengan menyusuri lereng gunung serta menyeberangi sungai dengan arus yang cukup deras akibat tingginya curah hujan.

Baca Juga:  Pemkab Balut: Imbau Warga Tidak Rayakan Malam Tahun Baru 2026

Meski menghadapi berbagai kendala di lapangan, para relawan akhirnya berhasil menyalurkan bantuan dan menyerahkannya langsung kepada warga Desa Siere. Bantuan tersebut disambut haru oleh warga yang telah beberapa hari terisolasi dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar bisa sampai ke Desa Siere untuk menyerahkan bantuan berupa sembako kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Mereka sangat membutuhkan bantuan ini karena akses satu-satunya menuju desa lain terputus akibat jembatan yang rusak,” ujar Fauzan DP Lembah.

Baca Juga:  Kasi Propam Polres Bangkep Tegaskan Pengawasan Kasus Penganiayaan di Banggai Laut Sesuai Prosedur

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti kepedulian dan solidaritas relawan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Kabupaten Donggala. (Zainudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *