banner 728x250

Kejari Banggai Laut Ajak Publik Sulap Aset Daerah Jadi Motor Pariwisata & Peningkatan PAD

CARDINALNews.co.id
banner 120x600
banner 468x60

BANGGAI LAUT, ‎CARDINALNews.co.id – (09/09/2026). Upaya mendorong pengelolaan aset daerah agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat terus mendapat perhatian di Kabupaten Banggai Laut. Kali ini, Kejaksaan Negeri Banggai Laut menginisiasi Diskusi Publik yang mengangkat isu strategis mengenai masa depan aset daerah dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

‎Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Aset Daerah Menjadi Destinasi Produktif: Strategi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pariwisata Berkelanjutan.”

‎Diskusi dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, pukul 15.30 hingga 18.00 WITA, bertempat di Pantai Mato, Kabupaten Banggai Laut.

‎Forum ini menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai unsur dalam membicarakan bagaimana potensi aset daerah dapat dikembangkan menjadi destinasi produktif yang tidak hanya memiliki daya tarik wisata, tetapi juga mampu menciptakan perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

‎Aset Daerah Harus Memberi Manfaat

‎Pengelolaan aset daerah menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan. Ketika dikelola secara tepat, aset daerah dapat dikembangkan menjadi ruang ekonomi baru, destinasi wisata, pusat aktivitas masyarakat, hingga sumber penerimaan daerah.

‎Karena itu, transformasi aset menjadi destinasi produktif diharapkan dapat memberikan dampak berantai, mulai dari peningkatan PAD, terbukanya peluang usaha, berkembangnya UMKM, terciptanya lapangan kerja, hingga meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

‎Konsep tersebut sekaligus menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan pariwisata.

‎Kolaborasi Jadi Kunci

‎Diskusi publik ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai sektor. Narasumber yang dijadwalkan hadir antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut, Ketua Forum Tata Ruang Kabupaten Banggai Laut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Laut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Laut, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banggai Laut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai Laut, Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai Laut, serta penggiat usaha pariwisata.

‎Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya membangun perspektif bersama bahwa pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan secara parsial.

‎Legalitas aset, tata ruang, lingkungan hidup, potensi pendapatan, investasi, hingga pemberdayaan masyarakat perlu berjalan beriringan agar pengembangan destinasi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.

‎Pariwisata Bukan Sekadar Destinasi

‎Banggai Laut memiliki potensi wisata bahari dan kekayaan alam yang dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah. Namun, potensi tersebut membutuhkan pengelolaan yang terarah agar pertumbuhan pariwisata tidak mengabaikan keberlanjutan lingkungan.

‎Melalui konsep pariwisata berkelanjutan, pengembangan destinasi diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
‎Dengan demikian, keberadaan destinasi wisata tidak hanya menghadirkan tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi juga menciptakan rantai ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.

‎Terbuka untuk Masyarakat

‎Diskusi Publik Kejari Banggai Laut ini juga terbuka untuk masyarakat. Kehadiran publik diharapkan dapat memperkaya ruang dialog sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui arah pengembangan aset dan pariwisata di daerah.

‎Kegiatan tersebut mengusung semangat “Kolaborasi untuk Pariwisata Berkelanjutan”, dengan pesan utama “Aset Daerah untuk Masa Depan Bersama.”
‎Melalui forum ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan pariwisata, tetapi ikut mengambil bagian dalam menciptakan ekosistem wisata yang produktif dan berkelanjutan.

‎Banggai Laut memiliki aset dan potensi wisata yang besar. Kini, tantangannya adalah bagaimana seluruh potensi tersebut dikelola secara tepat agar mampu menjadi kekuatan ekonomi daerah sekaligus menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Goresan Pena : Wendy Wardana

Baca Juga:  Kejari Banggai Laut Musnahkan Barang Bukti 40 Perkara yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *