(AHMAD BULUAN): “Sejatinya Penting Sebuah Aspirasi Keinginan Rakyat, Mesti Lahir dari Kekuatan Perjuangan Walau Tanpa Kekuasaan.!!”
BANGGAI LAUT
============
CARDINALNews.co.id – (27/06/2026)
Lumpuhnya Roh.., koordinasi lintas sektor, merupakan wujud dari hambatan optimalisasi komoditas utama yang harus lestari dalam sepanjang kehidupan.
Pertanyaan bimbang, apa disebabkan karena tidak pekanya aparat yang menangani masalah perikanan ini oleh SDM yg belum standard, atau bisa juga oleh regulasi yang tumpang tindih ?
Pelaku usaha perikanan tangkap misalnya terkendala tidak cuma oleh teknik tangkap yang butuh kelayakan teknis peralatan, tapi juga SANGAT KESULITAN mendapatkan LEGALITAS USAHA di sektor tangkap tap
i sebaliknya begitu mudah disangsi karena di klasifikasi melanggar regulasi, sementara memperoleh izin penangkapan bagi pengusaha tangkap begitu berbelit belit.
Hal ini perlu segera pembenahan, ya koordinasi antara birokrasi yang menangani untuk tidak bertele-tele pengusaha memperoleh kepastian berusaha yang legal.
Ruang abu abu yang terjadi selain merugikan para pengusaha juga pasti merugikan daerah, lagian memungkinkan kenakalan bisa terjadi baik bagi pengusaha dan tidak luput menggerus integritas dilingkaran aparat terkait.
============
Kondisi tersebut jelas tidak menafsirkan kemerdekaan serta daya dukung wilayah yang mampu menjadi nadi utama dalam upaya strategi peluang komoditi serta masa depan “ko pau pau togong” masa depan (Putera Puteri) Banggai Laut.
(Fiktor T. Toliu)

















