banner 728x250

Asah Kemampuan Penyidik, Lomba Olah TKP Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulteng

CARDINALNews.co.id
banner 120x600
banner 468x60

PALU, CARDINALNews.co.id – (22/06/2026). Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tengah menggelar lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut berlangsung di Klinik Mapolda Sulteng, Senin (22/6/2026).

Lomba dibuka langsung oleh Dirreskrimum Polda Sulteng Kombes Pol Hendri Yulianto. Kegiatan itu digelar sebagai upaya meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalisme personel kepolisian dalam menangani perkara pidana di lapangan.

Dalam sambutannya, Dirreskrimum Polda Sulteng, Kombes Hendri Yulianto menjelaskan, bahwa TPTKP merupakan serangkaian tindakan awal yang dilakukan petugas pertama yang menerima laporan atau mendatangi lokasi kejadian. Tindakan tersebut mencakup pemberian pertolongan kepada korban hingga pengamanan area kejadian.

Baca Juga:  Hadir di Tengah Masyarakat Wilayah Terisolir, Personel Batalyon A Pelopor Pastikan Keamanan Desa Ngata Baru Tetap Kondusif

Menurutnya, pengamanan TKP sangat penting untuk menjaga kondisi lokasi tetap utuh sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim olah TKP. Langkah tersebut menjadi dasar keberhasilan proses penyelidikan dan penyidikan.

Kombes Hendri juga mengatakan olah TKP dilakukan oleh penyidik atau penyidik pembantu untuk mencari informasi, mengumpulkan barang bukti, serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan tindak pidana yang terjadi.

Baca Juga:  TPA SONGOLOLI MELUBER KEJALAN, DPRD BANGGAI LAUT DESAK EVALUASI TOTAL KINERJA DLH

Ia menegaskan TPTKP dan olah TKP merupakan dua tahapan yang saling berkaitan. Keberhasilan pengungkapan kasus sangat dipengaruhi kemampuan petugas dalam menjaga keaslian lokasi kejadian sejak awal.

Menurut Kombes Hendri, kelalaian dalam mengamankan TKP dapat berdampak pada hilangnya barang bukti maupun jejak pelaku. Kondisi tersebut berpotensi menghambat proses penyidikan hingga menyulitkan pembuktian perkara.

Melalui lomba tersebut, Polda Sulteng berharap kemampuan penyidik dan personel kepolisian semakin terasah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan itu juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri dalam memberikan pelayanan serta penegakan hukum yang profesional, presisi, dan berkeadilan.

Baca Juga:  Gerak Cepat Polisi, Pelaku Perampokan BRI Link di Jalan Veteran Palu Berhasil Diamankan

(FTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *