banner 728x250

Pemprov Sulteng Luncurkan Program “Berani Menyala”, Sasar Seluruh 13 Kabupaten/Kota

CARDINALNews.co.id
banner 120x600
banner 468x60

BANGGAI LAUT, CARDINALNews.co.id – (26/04/2026). Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi meluncurkan program “Berani Menyala” yang menyasar seluruh 13 kabupaten/kota di wilayah tersebut. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses penerangan jalan, khususnya di daerah pedesaan.

Program “Berani Menyala” merupakan salah satu dari sembilan program unggulan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido untuk periode 2025–2030.

Inisiatif ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT), melalui kerja sama dengan PLN. Salah satu bentuk implementasinya adalah pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di berbagai wilayah.

 

Melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tengah, program ini ditargetkan mulai direalisasikan pada triwulan III tahun 2026.

Baca Juga:  Polres Bangkep Pantau Harga Pangan di Pasar Salakan, Pastikan Stabilitas HET dan Stok Aman

Sebagai bagian dari persiapan, Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah, Subhan Basir, didampingi staf ketenagalistrikan N. Guntur serta tim Berani Menyala, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banggai Laut guna mengidentifikasi lokasi pemasangan PJUTS berkapasitas 200 WP.

Di Kabupaten Banggai Laut, terdapat empat desa yang menjadi sasaran program, yakni Desa Lambako dan Desa Lampa di Kecamatan Banggai, serta Desa Kalupapi dan Desa Togong Sagu di Kecamatan Bangkurung.

Subhan Basir menjelaskan, program ini hadir sebagai respons atas kebutuhan masyarakat terhadap penerangan jalan, terutama untuk mendukung aktivitas pada malam hari.

Baca Juga:  Biddokkes Polda Sulteng Gelar Rikkes 2026, Pastikan Kesiapan Fisik & Mental Personel

“Fasilitas yang diberikan berupa lampu jalan tenaga surya lengkap, meliputi tiang lampu, baterai (aki), serta perangkat pendukung lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh fasilitas diberikan dalam bentuk hibah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan dilengkapi dengan garansi selama dua hingga tiga tahun.

Sementara itu, Kepala Desa Kalupapi, H. Indra Idris Kuba, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai keberadaan penerangan jalan sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan keamanan dan aktivitas warga pada malam hari.

“Program ini sangat membantu masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan keamanan dan aktivitas warga pada malam hari,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Sofyan Kaepa: Resmi Lantik DPPI Banggai Laut Periode 2025–2029

Program “Berani Menyala” diharapkan menjadi solusi konkret dalam pemerataan akses energi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah. (FTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *