PALU (Sulawesi Tengah), CARDINALNews.co.id – (06/03/2026). Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menghadiri sekaligus menjadi penguji kehormatan dalam Ujian Promosi Doktor (S3) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, yang berlangsung di Universitas Tadulako, Jumat (6/3/2026).
Sidang ujian terbuka promosi doktor tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Amar bersama tim penguji dari Program Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Tadulako.
Momentum akademik ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah karena menghadirkan karya ilmiah yang dinilai mampu memberikan kontribusi penting bagi pengembangan tata kelola pemerintahan daerah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas disertasi yang dipresentasikan oleh Novalina. Disertasi tersebut mengangkat inovasi bertajuk “Implementasi Kebijakan Penjenjangan Kinerja Perangkat Daerah di Provinsi Sulawesi Tengah.”
Menurut gubernur, gagasan tersebut merupakan pemikiran akademik yang tidak hanya bernilai ilmiah, tetapi juga memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam praktik pemerintahan daerah.
Ia menilai kajian tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta manajemen birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Gubernur juga menegaskan bahwa pencapaian akademik yang diraih Novalina menunjukkan komitmen kuat seorang aparatur pemerintah dalam meningkatkan kapasitas diri.
Selain itu, keberhasilan tersebut dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan birokrasi.
Sebagai gubernur sekaligus penguji kehormatan, Anwar Hafid mengaku bangga dengan karya ilmiah yang dihasilkan oleh Novalina.
Ia bahkan menyampaikan keinginannya untuk mempelajari lebih lanjut isi disertasi tersebut guna menambah wawasan dalam pengelolaan pemerintahan daerah.
Menurutnya, karya ilmiah tersebut menunjukkan bahwa birokrasi pemerintahan juga mampu melahirkan gagasan inovatif yang bersumber dari kajian akademik.
“Gagasan yang lahir dari penelitian ilmiah sangat penting untuk memperkuat sistem tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan profesional,” ujar Anwar Hafid. (FTT)
