banner 728x250

Dugaan Pembiaran Penimbunan BBM Bersubsidi di SPBU Banggai Jadi Sorotan Masyarakat

CARDINALNews.co.id
banner 120x600
banner 468x60

BANGGAI LAUT, CARDINALNews.co.id – (16/06/2026). Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite secara berulang-ulang oleh sejumlah kendaraan di SPBU yang berlokasi di Kelurahan Lompio, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut, menjadi sorotan masyarakat.

Sejumlah warga menilai praktik pengisian berulang tersebut diduga memberi ruang bagi penadah atau pelaku penimbunan BBM bersubsidi.

Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada ketersediaan stok Pertalite bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Menurut beberapa warga, kendaraan tertentu terlihat melakukan pengisian berkali-kali dalam sehari tanpa adanya pengawasan yang ketat. Sementara itu, masyarakat umum kerap mengalami kesulitan mendapatkan BBM akibat stok yang terbatas.

Baca Juga:  Danrem 132/Tadulako Tinjau Lokasi Jembatan Terputus, Wujud Kepedulian dan Respons Cepat TNI

“Warga berharap pihak SPBU lebih tegas menerapkan aturan, termasuk penggunaan barcode bagi seluruh kendaraan yang melakukan pengisian Pertalite sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat juga meminta pemerintah daerah, pihak Pertamina, serta instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap sistem pelayanan di SPBU tersebut guna mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Baca Juga:  Tampil Gemilang di Jepang, Personel Polda Sulteng Bawa Pulang Tiga Medali Sekaligus

Apabila terbukti terjadi pelanggaran, warga berharap adanya tindakan tegas sesuai aturan yang ditetapkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU, Hamza Rappe, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan masih belum membuahkan hasil karena yang bersangkutan belum berhasil ditemui.

(FTT/CARDINALNews.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *