Donggala (Sulawesi Tengah), CARDINALNews.co.id — (12/01/2026). Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si., didampingi Kapolsek Labuan Iptu Mohammad Savar, S.H., Wakapolres Donggala Kompol Sulardi, S.H., M.H., serta Kabag Ops Polres Donggala AKP Wakhidin, meninjau langsung lokasi pascabanjir di Desa Wani II dan sejumlah titik terdampak banjir lainnya di Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Minggu sore (11/1/2026).
Banjir terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung deras sejak pagi hari. Akibatnya, sejumlah rumah warga di Desa Wani I dan Desa Wani II terdampak genangan air. Selain itu, dilaporkan pula jembatan putus di Desa Labuan Lumbubaka, Kecamatan Tanantovea.

Kapolres Donggala bersama jajaran turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat serta memberikan bantuan awal pascabanjir. Atas perintah Kapolres, Polres Donggala telah menurunkan personel Sabhara sebanyak satu pleton, dibantu Sat Brimob Polda Sulawesi Tengah, Polairud Polres Donggala, serta Polairud Polda Sulawesi Tengah untuk membantu penanganan di lokasi terdampak.
Wakapolres Donggala Kompol Sulardi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa akibat banjir tersebut.
“Korban jiwa nihil. Saat ini kami masih melakukan penanganan awal dengan langsung mendatangi lokasi kejadian dan membantu warga yang terdampak, termasuk membersihkan lumpur di rumah-rumah warga,” ujar Kompol Sulardi di lokasi pascabanjir di Dusun I Desa Wani II.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih rawan hujan. Berdasarkan informasi dari BMKG, wilayah Sulawesi Tengah masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Kami berharap masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir agar lebih waspada, mengamankan barang-barang berharga di tempat yang lebih tinggi, terutama pada malam hari,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Labuan Iptu Mohammad Savar, S.H., melalui Bhabinkamtibmas Desa Wani II Aipda Barsyad menjelaskan kronologis kejadian banjir.
Menurutnya, hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan air meluap dan merendam Dusun I Desa Wani II.
“Sekitar 30 rumah warga terendam air dengan ketinggian mencapai kurang lebih satu meter,” jelas Aipda Barsyad.

Ia menambahkan, Kapolres Donggala bersama Kapolsek Labuan, Wakapolres, Kabag Ops, personel Polairud, serta Babinsa Desa Wani II Kopda Wakidi turut terjun langsung membantu warga membersihkan lumpur dan sisa material banjir di rumah-rumah warga.
Untuk pengamanan pascabanjir, Polsek Labuan menurunkan 14 personel yang dipimpin langsung Kapolsek Labuan guna menjaga situasi di Desa Wani dan beberapa titik lainnya di wilayah hukum Kecamatan Labuan hingga kondisi benar-benar aman.
“Rumah rusak berat nihil, sedangkan kerusakan ringan hampir dialami seluruh rumah di Dusun I Desa Wani II,” terang Aipda Barsyad.
Salah seorang warga terdampak, Irwan dari BPD Wani II, menuturkan bahwa hujan deras mulai turun sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WITA, dan banjir terjadi sekitar pukul 10.00 WITA.
“Ini sudah kejadian yang keempat kalinya. Sekitar 30 rumah terdampak, ketinggian air kurang lebih satu meter. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah dapat melakukan langkah antisipasi jangka panjang, seperti pembangunan talud, mengingat banjir merupakan kiriman air dari wilayah pegunungan. Ia juga mengapresiasi kehadiran Kapolres Donggala beserta jajaran dan Babinsa yang turun langsung membantu masyarakat di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi pascabanjir di Desa Wani II dan wilayah sekitarnya terpantau aman dan kondusif. (Zainudin)

















