banner 728x250

Kabupaten Banggai bersaudara Jadi Pilot Project Ekonomi Biru Sulteng: Kolaborasi Lintas OPD Hasilkan Data Strategis

CARDINALNews.co.id
banner 120x600
banner 468x60

LUWUK, CARDINAL-News – Senin, (17/11/2025). Pemerintah Kabupaten Banggai, melalui Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), menjadi tuan rumah sekaligus wadah pusat koordinasi strategis pelaksanaan Rapat teknis Identifikasi dan Pemetaan Potensi Ekonomi Biru dimana kegiatan ini merupakan langkah tindak lanjut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) dalam menyusun Peta Jalan (Roadmap) Ekonomi Biru Sulawesi Tengah 2025–2045.

‎Rapat ini menyatukan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis se- Prov. Sulawesi Tengah, menegaskan komitmen daerah dalam menyelaraskan program pembangunan jangka panjang dengan visi pertumbuhan yang berkelanjutan.

‎tujuan utama dari pertemuan ini adalah Menyediakan Data Primer yang spesifik dari wilayah kawasan Teluk Tolo khususnya ‘Banggai Brother’s Regency; mencakup potensi kelautan perikanan, koperasi, industri, perhubungan, LH, ESDM serta pariwisata bahari.
Data ini krusial sebagai masukan akurat dalam penyusunan Roadmap Provinsi.

‎”Kantor Bappeda Banggai menjadi pusat koordinasi perencanaan strategis di tingkat daerah. memastikan semua OPD bergerak selaras dalam mengimplementasikan kerangka kerja Ekonomi Biru yang menyeimbangkan antara keuntungan ekonomi dan kelestarian lingkungan,”
‎Rapat juga menekankan pentingnya Sinergi Program Daerah agar Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) kabupaten di kawasan teluk tolo tahun 2025–2045 sejalan dengan target ambisius Ekonomi Biru Provinsi, terutama di sektor unggulan maritim.

‎Implementasi Nyata Kolaborasi Lintas Sektor dan Kolaborasi lintas OPD ini telah menghasilkan sejumlah aksi nyata yang mendukung pilar-pilar Ekonomi Biru:
‎Pilar Ekonomi Biru OPD teknis yang Terlibat miliki Peran Kunci dan Aksi Nyata sebagaimana pada sektor Kelautan & Perikanan dalam program pelatihan Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) untuk nelayan dan merencanakan pembangunan fasilitas Cold Storage serta Kampung Nelayan,
‎Pembangunan Infrastruktur Dinas PUPR Menyusun Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Limbah (Rispal) untuk menjaga kualitas lingkungan pesisir dan perkotaan bersinergi dengan
‎Perencanaan Strategis yang dirancang oleh Bappeda di wilayah masing- masing.

‎Selain OPD inti, perwakilan dari Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan sektor terkait lainnya turut berpartisipasi untuk mengintegrasikan aspek pariwisata bahari yang berkelanjutan dengan pemanfaatan potensi energi terbarukan. Penguatan Kemitraan berupa Kerja sama yang erat antara pemerintah dan pihak swasta serta lembaga pemodal adalah juga merupakan kunci keberhasilan yang juga sangat penting guna terwujudnya tujuan
‎’Blue Economy’ Provinsi Sulawesi tengah menurut Noldi Wahab Musa,S.Sos.,M.Si Kabid peng. Destinasi Pariwisata Disparbud Balut, salah satu narasumber perwakilan pemerintah Kabupaten Banggai Laut dalam paparannya terkait rencana strategis pembangunan & pengembangan potensi pariwisata; sehingga
‎Kegiatan ini diharapkan menjadi model bagi kabupaten/kota lain di Sulteng dalam mempercepat Goals visi misi pembangunan Pemerintah Sulawesi Tengah sebagai salah satu pusat Ekonomi Biru terdepan di Indonesia. (Wendy Wardana)

Baca Juga:  Pemda Balut, Melalui RSUD: "Gelar Sunatan Massal Gratis, Meriahkan HUT Kabupaten & Hari Kesehatan Nasional 2025" ‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *